Dulu Jorginho Pemain Dibenci, Sekarang Dicintai

Pada awal kedatangan nya, Jorginho sempat menjadi salah satu pemain Chelsea yang paling tidak disukai oleh fans karena dianggap sebagai anak emas Maurizio Sarri. Namun statusnya kini berubah total, kini banyak suporter yang memujanya.

 

Jorginho direkrut oleh Chelsea dari Napoli di bursa transfer musim panas 2018 silam. Pria asal Brasil ini direkrut, tak lama setelah penunjukan Maurizio Sarri sebagai pelatih baru bagi The Blues.

Digadang-gadang sebagai pemain kunci dalam ‘Sarriball’, Jorginho justru tidak jarang bisa diredam lawan-lawan Chelsea pada musim lalu. Sepanjang 2019/2020, Jorginho sama sekali tak mencatat assist dan cuma bikin dua gol.

Walaupun performanya yang masih inkosisten, namun posisinya malah aman-aman saja di starting XI yang dipasang Maurizio Sarri. Hal ini pun menjadi awal mula banyak fans Chelsea yang tidak menyukainya, serta menjadi pemain paling dibenci.

“Saya akui itu membuat saya sedikit sedih karena saya tahu tidak seperti itu,” ujar Jorginho seperti dilansir Telegraph.

“Tapi dalam pikiran saya, saya hanya harus bekerja keras dan mengubah pikiran mereka dan mereka harus menyadari mereka membuat kesalahan soal saya.”

Akan tetapi, situasinya kini berbalik 180 derajat sejak pergantian kepelatihan ditangan Frank Lampard. Performa yang bagus membuat pria asal Brasil ini menjadi idola baru fans, dan sangat dicintai.

Yang teraktual terlihat saat Chelsea menang 2-0 atas Brighton di Liga Inggris akhir pekan kemarin. Jorginho, yang mencetak satu gol lewat eksekusi penalti, dapat aplaus dari pendukung Chelsea.

Tak sekedar mendapatkan sambutan hangat saja, banyak fans yang terdengar menyanyikan chant untuk Jorginho. Pemain yang kini berusia 27 tahun ini pun berhasil membuktikan bahwa dirinya mampu dan bukan anak emas.

“Saya berterima kaih atas apa yang saya pelajari darinya (Sarri) tapi ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kalau saya di sini bukan cuma untuk pelatih,” katanya.

Tags :

  Artikel Terkait